Kamis, 04 Juni 2020

KAI Batalkan Seluruh Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Hingga 30 Juni

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta kembali melakukan pembatalan keberangkatan untuk kereta jarak jauh dengan jurusan ke Jawa Barat, Jawa Tengah, maupun Jawa Timur. Hal ini dikarenakan masih berlangsungnya aktivitas PSBB yang dilakukan berbagai daerah. Namun masyarakat yang ingin berpergian menggunakan transportasi kereta api, masih bisa diakomodir dengan dijalankannya Kereta Luar Biasa atau KLB yang melayani 6 jadwal perjalanan.

Hal ini diungkapkan oleh Humas Manajer KAI DAOP 1 Jakarta, Johny Martinus. Ada pun Johny mengatakan bahwa untuk keberangkatan kereta api dari jakarta tujuan Surabaya Pasar Turi baik lintas utara (via Semarang) dan lintas selatan (via Purwokerto, Jogja, Solo) dan satu kereta dari bandung tujuan Surabaya Pasar Turi akan diberangkatkan di tanggal genap, sedangkan untuk tujuan sebaliknya dari Surabaya Pasar Turi tujuan Jakarta atau Bandung akan dilayani di tanggal ganjil.

Syarat untuk menaiki Kereta Luar Biasa ini adalah dengan memiliki surat bebas Covid19 dengan cara rapid test atau tes swab yang dilakukan instansi kesehatan resmi, kemudian jika penumpang memiliki tujuan ke Jakarta maka harus membawa SIKM terbaru.

PT KAI juga berencana akan mempersiapkan New Normal jika nantinya pemerintah telah selesai melakukan pembatasan sosial guna mencegah penularan Covid19. KAI berencana akan menerapkan prosedur dan protokol kesehatan ketat untuk para penumpang kereta api jarak jauh.

Prosedur yang akan di terapkan misalnya dengan mengukur suhu tubuh penumpang saat sebelum boarding pas, kemudian penumpang juga diwajibkan memakai face shield atau alat pelindung muka dan juga masker selama dalam perjalanan. Lalu suhu tubuh penumpang juga akan dicek secara berkala di dalam kereta api setiap 3 jam sekali, dan apabila terdapat penumpang dengan gejala Covid19 maka akan di isolasi di dalam ruangan khusus kereta tersebut,

Dengan di terapkan nya era kehidupan baru ini membuat masyarakat akan semakin taat dan menjaga kebersihan diri agar terhindar dari virus corona dan masyarakat tetap beraktivitas produktif seperti sediakala.



PSBB DKI Jakarta di perpanjang, Bulan Juni sebagai "Masa Transisi"

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengumumkan perpanjangan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk kawasan DKI Jakarta. Hal ini didasarkan oleh masih tinggi nya kasus Corona yang terdapat di beberapa wilayah di Jakarta.

Perpanjangan masa PSBB ini rencana nya akan di evaluasi pada akhir bulan Juni nanti. Namun, Anies tetap mengingatkan bahwa masyarakat tetap harus memperhatikan peraturan dan protokol kesehatan jika sedang beraktivitas di luar rumah.

"Memang benar adanya, jika masa PSBB di DKI Jakarta tetap diperpanjang di bulan Juni ini, indikator nya memang karena masih adanya kasus positif corona di beberapa Kelurahan di DKI Jakarta", kata Anies melalui kanal youtube pemprov DKI Jakarta. Sementara itu ketua Gugus Tugas Penanganan Covid19 DKI Jakarta pun juga membenarkan pernyataan Gubernur Anies Baswedan.

Sementara itu, PSBB bulan Juni ini nantinya dapat berhenti sebelum akhir Juni jika nanti nya kurva kasus Covid19 di DKI Jakarta menunjukkan kurva penurunan. Selama ini masyarakat sudah bisa menikmati adanya relaksasi atau pelonggaran PSBB yang dilakukan oleh pemprov DKI Jakarta, yakni dengan masyarakat yang boleh pergi bekerja dan menggunakan transportasi umum seperti Commuter Line. Namun di satu sisi, penyebaran kasus Covid19 ini yang terus bertambah apabila masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan seperti, memakai masker, jaga jarak atau physical distancing, rajin mencuci tangan pakai sabun.

Anies juga menganjurkan kepada masyarakat agar tetap bisa melaksanakan bike to work dan gowes bareng. Sebab di masa pandemi Covid19 saat ini banyak masyarakat yang lebih suka bersepeda baik untuk mengisi waktu luang atau untuk kegiatan olahraga. Namun masyarakat yang ingin bersepeda juga diwajibkan memakai masker sebagai alat pelindung diri. Selain itu juga masyarakat diharapkan membawa handsenitizer dengan begitu angka penyebaran Covid19 dapat ditekan.

Menanggapi hal itu, salah satu warga DKI Jakarta bernama Haryanto juga menanggapi wacana perpanjangan PSBB ini. Haryanto mengakui langkah yang dilakukan Gubernur Anies sebagai langkah terahkir dalam hal penanganan Covid19 supaya nantinya Jakarta dapat segera bebas dari Corona dan segera menerapkan New Norma Life ketika PSBB sudah selesai.


Sabtu, 07 Maret 2020

Gara-gara Corona Semua Jadi Langka

Halo sobat blogger semua, tak terasa kita sudah masuk di bulan Maret aja nih.. Banyak sekali peristiwa yang ahkir-ahkir ini membuat "gempar" jagad dunia maya, salah satunya adalah Virus Corona atau Covid-19 yang sudah menyebar ke berbagai negara di dunia. Indonesia yang di prediksi aman dari ancaman Virus ini nyata nya pun juga terkena dampak nya. Berdasarkan laporan terahkir ada 4 WNI yang positif Covid-19 ini. Nah, akankah virus ini akan semakin menggila ? tentu saja kita berharap tidak ada lagi WNI yang terkena dampak dari virus ini. 

Berbicara mengenai Covid-19 ini pasti kita akan menyinggung dampak apa saja yang bakal terjadi, termasuk dampak bagi negara kita tercinta ini. Untuk itu kita ulas saja dampak yang terjadi dan apakah dampak ini akan berlangsung lama atau tidak. Yukk langsung kita bereskan saja :)

1. Ekonomi
Penyebaran covid 19 ini sangat berdampak pada perekonomian dunia, bahkan Indonesia pun terkena imbas nya. Pelaku usaha baik kecil, menengah, dan besar akan merasakan dampak dari adanya corona ini. Kegiatan ekspor dan impor juga akan mengalami keterbatasan. Alhasil negara-negara di dunia pun harus berpikir keras guna memulihkan arus perekonomian dan perdagangan yang menjadi tulang punggung ekonomi dunia.

2. Pariwisata
Sejak mewabahnya covid 19, industri pariwisata di dunia pun juga mengalami penurunan drastis. Banyak negara-negara yang melarang penduduknya untuk berpergian atau travelling supaya warganya terhindar dari virus corona ini. Alhasil bagi negara-negara yang menjadikan pariwisata sebagai central bisnis dan perekonomian nya pun ahkir nya lumpuh juga. Bahkan, kita juga tidak tahu seberapa lama dampak pariwisata ini akan mempengaruhi turis/wisatawan yang berkunjung. Indonesia yang juga terkenal dengan destinasi wisata nya pun juga mengalami penurunan kunjungan turis baik lokal maupun mancanegara. Kita doakan saja supaya hal ini segera bisa cepat teratasi ya sobb...

3. Teknologi 
Tidak hanya ekonomi dan pariwisata saja, teknologi pun juga terkena dampak covid-19. Para perusahaan teknologi besar seperti microsoft, google, hingga facebook pun alami penurunan pengguna akibat virus ini. Termasuk dari sisi penjualan smartphone apple pun juga terkena dampaknya. Menurut berita dari salah satu situs menyebutkan bahwa penjualan i phone 11 mengalami kelangkaan akibat virus ini. Biasanya para konsumen ingin berlomba dan memperoleh salah satu smarthphone terbaik ini dengan mudah dan cepat, tapi alhasil mereka harus berjuang dan menunggu beberapa hari untuk mendapatkan nya.. Duhh kasihan ya sobat.. :(

4. Masker dan Hand Senitizer
Tidak cuma negara tetangga saja, penjualan masker dan hand senitizer di Indonesia saat ini bisa dibilang "sangat langka banget". Hal ini mencuat setelah Presiden Jokowi memberitakan ada WNI yang positif terkena virus corona. Hal ini lah yang mengakibatkan orang panik, dan sesegera mungkin mencari dan membeli masker serta hand senitizer sebagai langkah pencegahan. Namun hal ini pula yang membuat oknum tidak bertanggung jawab menimbun dan menjual kedua barang ini dengan harga yang sangat tinggi. Hmmm.. kasihan dong konsumen yang butuh 

Dan terahkir...

5. Jahe, lengkuas, dan tanaman obat-obatan lainnya 
Karena saking paniknya warga +62 dalam menyikapi wabah corona, maka masyarakat pun langsung menyerbu dan membeli aneka tanaman obat-obatan ini, termasuk dalam jamu-jamuan juga ya..
Menurut penelitian, memang tanaman diatas sangat baik dalam memperkuat immun atau anti body guna menangkal virus corona. Alhasil harga jahe, kunyit, lengkuas di pasaran pun meningkat tajam. 



Itu tadi sobat, dampak yang di timbulkan dari adanya virus corona atau Covid-19. Tentu saja kita sebagai masyarakat harus selalu waspada, tetapi jangan terlalu panik yaa..
Pola hidup sehat, rajin cuci tangan pakai sabun, olahraga dan menghindari stress adalah kunci hidup sehat bagi kita. Tetap semangat ya sobat semua, Jaga kesehatan kalian. 



Kalau kalian suka, bisa di share juga artikel ini. Semoga bermanfaat 
Happy Weekend :D 



Tautan berita nya :
https://inet.detik.com/consumer/d-4930065/gegara-corona-iphone-11-mulai-langka
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4930036/dahsyat-harga-jahe-merah-sudah-tembus-rp-100000kg?tag_from=wp_beritautama&_ga=2.105269066.876063514.1583327394-825249641.1549949398
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4929878/virus-corona-gerogoti-ekonomi-ri-seperti-apa-dampaknya?tag_from=wp_beritautama&_ga=2.122816907.1861146007.1583652014-2105387426.1583652014



Senin, 20 Januari 2020

Sisi Lain Sosial Media yang Belum Kalian Ketahui

Jaman sekarang sosmed alias sosial media cuma buat scroll informasi nggak jelas ? stalking mantan yang masih lo sayang ? atau cuma sekedar kamu gunain buat ngegalau ria gara-gara orang yang kamu sayang udah jadian sama yang lain ? Hmmm... udah basi.. bukan jaman nya lagi :D


Nah sekarang kuy kita bahas sosmed yang berfaedah buat kalian semua.
Di sini aku akan memulai dengan beberapa hal yaitu :

1. Sosmed bisa membuat kantong tebal 

Kebanyakan orang saat ini cuma sekedar menghabiskan waktu dengan sosmed mereka, tak jarang jika kita sedang pergi atau beraktivitas di manapun kita sering melihat orang-orang membuka dan menscroll timeline sosmed mereka aja. Nah kalau kalian kreatif, kalian bisa membuat sesuatu misal gambar atau video yang menarik guna mendapatkan penghasilan dari hal itu. Saat ini banyak sekalian konten-konten yang mudah menarik perhatian warganet dan cepat viral.
Duhh siapa sih yang nggak mau dapet duit dari hal ini.
sisi positifnya : - sosmed mudah diakses siapapun jadi kalian lebih mudah menshare
                          - selain dapet duit kalian juga akan dapat follower baru dalam jumlah yang banyak.

2. Jangan lupa saling berinteraksi dengan sesama warganet

Ini Penting ! banyak dari kita seakan-akan cuek dengan berbagai komentar baik itu komentar pedas atau komentar manis dari warganet. Sebenarnya jika kita mau, saling berinteraksi itu mudah banget, tapi kalian jangan terbawa emosi. Jika akan komentar yang tidak enak, anggap aja kalau mereka iri dengan pencapaian kalian, dan buat hal itu untuk motivasi kalian supaya lebih rajin dalam membuat konten yang menarik.
So, be yourself

3. Saring/filter informasi yang benar dan relevan 

Berita-berita hoax saat ini memang cepat beredar di media sosial, karena hal inilah yang membuat kita tertipu. Banyak yang gampang percaya dan ahkirnya terjerumus ke dalam hal-hal negatif.
Sejak beberapa waktu yang lalu pemerintah sudah menggembor-gemborkan dan mengarahkan para pengguna sosial media agar lebih bijak dalam menyaring berbagai hal termasuk informasi.
Karena apa ? sebagai pengguna sosmed adalah para generasi millenial dan millenial ini yang menjadi sasaran para penjahat sosmed agar terjerumus di dalam nya
Bagaimana dengan kalian ??



and the last...




Selalu berdoa dan terus berusaha, karena setiap tindakan yang kita lakukan akan sia-sia tanpa adanya doa. Dan setiap doa yang kita panjatkan kepada Tuhan pun juga sia-sia tanpa adanya tindakan positif yang nyata.

Kamis, 09 Januari 2020

Musim Hujan Tiba Millenials Wajib Waspada

         Awal tahun 2020 kita sudah di gegerkan dengan adanya bencana banjir di Jabodetabek. Hujan deras selama kurang lebih setahun (2019 ahkir-2020 awal) membuat masyarakat seakan kaget karena momen tahun baru yang seharusnya menjadi momen bahagia namun saat itu digantikan dengan momen haru dan prihatin. Bencana banjir yang merenggut kurang lebih 60 an korban jiwa ini pun semakin membuat rasa empati kita untuk membantu sesama kita di daerah yang terdampak bencana. Bukan hanya di Jabodetabek saja, bencana banjir pun juga melanda beberapa wilayah di Tanah Air kita tercinta. Awal tahun ini memang kita akan mengalami adanya cuaca ekstrem sesuai dengan kata lembaga BMKG. Cuaca yang akan cepat berubah, yakni pagi akan terasa terik dan siang hingga malam potensi hujan pun akan datang. Berbagai antisipasi pemerintah pun sudah mulai dilakukan. Pemerintah pusat menginstruksikan kepada pemerintah daerah agar tetap waspada dalam menghadapi cuaca ekstrem. Bulan Januari hingga Februari 2020 ini Indonesia akan memasuki puncak musim hujan, dimana curah hujan yang turun akan semakin tinggi frekuensi nya hingga antisipasi bencana banjir pun semakin digalakan. Tak hanya banjir, daerah dengan topografi lereng miring seperti di perbukitan dan pegunungan pun juga rawan tanah longsor maupun erosi. 
      Saat ini, pemerintah sudah menerapkan adanya mitigasi bencana dimana hal ini akan memperkecil adanya risiko yang di timbulkan dari adanya bencana. jadi kemungkinan untuk timbulnya korban jiwa maupun kerusakan bangunan dan kerugian harta benda semakin bisa ditekan. Namun terkadang mitigasi bencana yang sudah dirancang sedemikian baiknya akan sia-sia jika dari kita sebagai masyarakat dan generasi millenials tetap memiliki mindset "ah bodo amat, biarin aja pemerintah yang lakuin itu sendiri" So, kalian salah besar kalau masih berfikir begitu. 
        Sebagai generasi millenials Indonesia kita pun juga harus aktif dan turut serta dalam mendukung program pemerintah guna mengurangi risiko bencana. Misalkan saja, untuk mengurangi risiko bencana banjir, kita cukup membersihkan sampah di sekitar lingkungan kita dan membuang sampah di tempat sampah. Karena hal kecil ini akan berdampak besar juga nantinya. Kalian tak perlu malu dengan aksi ini, tentu saja kalian sebagai generasi millenials harus bangga dengan aksi positif yang nantinya berdampak baik kepada hajat hidup banyak orang juga. 


Nah.. mungkin ini artikel singkat buat kalian para Millenialis. 
Lakukan hal positif dengan senang hati ya sobat ❤❤❤
Dan tetap waspada karena musim hujan sudah tiba ⛈


Untuk link tentang konten diatas bisa dibaca di bawah ini ya sobb 👇

https://kominfo.go.id › content › detail › berita

https://www.itera.ac.id › tag › milenial-tanggap-bencana 

https://rencongpost.com › News › Humaniora 

 

 

 

 

 

 

Senin, 01 April 2019

APRIL MOP...

Hahahahaha April Mop !!!

Nggak terasa gaiss kali ini kita sudah masuk ke bulan yang ke 4 yakni bulan April

dan kali ini aku akan sedikit mengulas tentang agenda yang paling kita nanti di bulan ini. 

Apakah itu ?? 

Kalian penasaran ?? 

Enak nya dibahas nggak nih ? yaudah langsung cekidot aja deh WKWKWK


April, tepat hari ini kita udah masuk di bulan april. Tanggal satu dan menyisakan 16 hari lagi menuju pada puncak pesta demokrasi kita 5 tahun sekali. Kali ini aku nggak bermaksud buat kampanye untuk mendukung salah satu paslon apapun, tapi disini aku cuma mau ngingetin aja nih gais kepada kalian semua nya dan jangan sampai lupa pada ahkir nya. Hehehe

Kurang dari 16 hari lagi kita akan sama-sama mengadakan PEMILU untuk memilih presiden, wakil presiden, beserta anggota legislatif baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kota/kabupaten. Di masa menjelang pemilu kali ini kita diharapkan sudah tahu dan mengerti siapa calon yang nanti nya kita pilih nanti. Jangan sampai kalian salah milih gaiss, karna itu bakal merugikan diri kalian sendiri. Pemilu 2019 kali ini memang sangat unik, kenapa demikian ?
Ya, karena pemilu nya jatuh di bulan April yang berarti... April Mop wkwkwkwk

Bukan gais, jadi pada Pemilu kali ini sebagian jumlah populasi penduduk di Indonesia yang bisa menggunakan hak pilih merupakan Generasi Milennial. Kita harus bangga gaiss, sebab di kesempatan inilah kita bisa sama-sama memilih pemimpin mana yang pada ahkirnya layak untuk memimpin Indonesia 5 tahun kedepan.

Aku sih disini sudah punya gambaran tentang siapa calon pemimpin yang bakal aku "Coblos kertas nya nanti" karna kalo kita coblos kotak suaranya kan malah beda cerita nya.
Yang pasti kertas yang ada paslon dan gambar nya loh gaiss. Jangan salah, jangan salah
Hari minggu kemarin kita pun juga sudah melihat debat dan menurut pandangan aku sih memang sudah terlihat ya siapa yang bakal menguasai dan mana yang hanya "OMKOS"

Nah, overall. Sekali lagi gue ingetin ya gaiss. Tanggal 17 April 2019 besok kalian harus berlomba-lomba datang ke TKP eh maksudnya TPS . Kalo perlu kalian ajak semua anggota keluarga, atau ajak teman,sahabat,pacar, atau ngajakin se RT/RW juga bisa gaisss.


Pokoknya jangan lupa 17 APRIL 2019



PEMILIH BERDAULAT...
NEGARA KUAT....

Pesan : KPU

Senin, 04 Maret 2019

Sisi Produktivitas 'Anak Millennials'

Haloha guys, gimana kabar kalian di hari senin yang indah ini . semoga kalian tetap semangat dan terus menjalankan aktivitas dengan penuh suka cita . 


O iya setelah sekian lama aku nggak mem posting cerita millenials, kali ini gue akan sedikit membagikan salah satu hal yang paling gue rasa konyol bin ajib . Apa itu ???
Yuk kita simak saja , cekiddoottttttsssss

Saat ini para millennialis sungguh memiliki banyak sekali kegiatan, mulai dari ini itu dan terkadang mereka pun bisa dibilang "sok sibuk" . Coba deh kalian bandingin sendiri, lebih sibukan mana antara tugas seorang presiden RI dengan tugas anak millenials jaman now ?
Gue sampai heran sendiri ya, kadang mereka punya alasan mengapa jadi sok sibuk sendiri, padahal jika kita telusuri baik-baik maka sesibuk-sibuknya millenials pasti sibuk dengan gadget nya sendiri, dan itu sudah pasti real fact.

Nah, mengutip dari judul diatas, memang sering kali millenials di tantang untuk lebih produktif dalam hal apapun, untuk mengasah softskill maupun hardskill mereka . Karena apa, di jaman saat ini mereka tak hanya bisa mengandalkan "smart" saja tetapi juga mereka dituntut bisa melakukan pekerjaan di luar keahlian yang mereka miliki.Ya ini memang ada hubungan nya dengan yang namanya sisi produktivitas ya guys.

Tau kah kalian, sering kali juga millenials suka dengan apa yang nama nya "mager" terlebih saat mereka sudah di kasur, pegang gadget dan suasana kamar dingin serasa ada di kutub gitu :D
Hal ini lah yang selalu memunculkan berbagai macam alasan tatkala mereka dituntut lebih produktif dalam melakukan kegiatan. Hayooo siapa yang sering gini ????

Janji manis bakal selalu bisa produktif pun ahkirnya cuma omong kosong saja, dan mari kita lihat ilustrasi di bawah ini :
15 Ilustrasi 'Kocak & Jujur' Keseharian Millennials Masa Kini
(sumber : idntimes)

Dari gambar diatas kalian sudah tau kan apa artinya . Hehehehe


Kalau kita sering males-malesan gini gimana masa depan yang bakal jadi impian kalian nanti guys. Masa depan yang sudah kalian cita-cita sedari kecil. Nah mulai sekarang ubah pola pikir kalian, kalau kalian pada dilanda musim "mager" coba kalian ingat apasih cita-cita kalian dulu . seberapa besar target yang sudah kalian raih sampai saat ini ? Coba introspeksi lebih dalam lagi . Hehehe
Nah, mimin disini cuma bisa semangatin kalian aja , masa depan ada di tangan kalian sendiri .

O iya kalau kalian suka dengan postingan ini langsung tulis di kolom komentar aja guys.
but ini hanya guyonan millenials saja, yang sempurna hanya milik Tuhan Yang Maha Esa

Have a nice day :)